Bagikan :
Apakah air keran bisa diminum? Ya, pertanyaan tersebut pastinya sering diajukan oleh sebagian besar orang bukan? Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena ternyata kebutuhan akan air buat rumah tangga memang sangat penting baik untuk kebutuhan dapur ataupun buat minum.
Tetapi darimanakah sumber air yang Anda konsumsi setiap harinya tersebut? Memang sebagian besar dari masyarakat sudah ada yang menggunakan air galon buat memenuhi kebutuhan cairan. Tetapi tidak sedikit dari mereka masih menggunakan air keran setiap harinya.
Nah, apakah Anda merupakan salah satu yang menggunakannya? Jika demikian, maka perlu menyimak penjelasannya berikut.
Mungkin sebagian besar dari Anda akan bertanya-tanya apakah air keran bisa diminum? Sebelum itu, perlu diketahui bahwa sumber air keran sendiri bisa berasal dari air tanah ataupun air PAM. Apabila Anda adalah penggunanya, maka sebaiknya jangan langsung mengonsumsi begitu saja sebelum diuji kualitasnya.
Tetapi apabila sumbernya berasal dari air PAM, sebenarnya bisa melewati proses sedemikian rupa sehingga cukup aman untuk dikonsumsi. Namun perlu diingat bahwa pipa buat mengalirkannya belum tentu dipasang sesuai dengan standar bukan?
Itulah mengapa besar kemungkinan, air yang mengalir juga terkontaminasi dengan bakteri ataupun zat berbahaya. Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis bakteri serta zat kimia dimana masih tetap bertahan, walaupun sudah di masak selama beberapa saat.
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan apabila air keran tidak bisa diminum secara langsung, bahkan walaupun sudah dimasak terlebih dahulu.
Air bersih menjadi kunci penting terhadap kehidupan manusia, tetapi sekarang sumber air sudah banyak terkontaminasi oleh berbagai macam jenis polutan termasuk dengan air keran di rumah Anda tersebut.
Nah, apabila Anda ingin mengonsumsi air keran tersebut maka sebaiknya harus mengetahui cara yang tepat buat proses pengolahannya.
Berikut beberapa cara paling ampuh yang bisa digunakan agar air karena aman dikonsumsi:
Klorin biasanya memang digunakan buat membersihkan air kolam renang saja. Tetapi ternyata saat ini banyak dimanfaatkan buat menghilangkan racun didalam air keran di rumah Anda. Namun yang perlu diingat, jumlahnya harus sedikit alias tidak berlebihan sehingga masih aman.
Untuk menggunakan klorin tersebut sebagai zat pemurni air, maka disarankan agar menuangkan dua tetes cairan klorin dimana tidak berbau di dalam setiap 2 liter air. Untuk dapat membunuh bakteri, membutuhkan waktu lebih lama.
Yodium sendiri mempunyai fungsi buat memurnikan air keran dengan menghancurkan mikroorganisme di dalamnya, pada tingkat sel bahkan giarda. Sebagai catatan, yodium ternyata tidak dapat menghancurkan beberapa jenis parasit seperti cryptosporidium.
Dengan cara merebus air di atas suhu 70 derajat Celsius ternyata mampu menghancurkan berbagai macam jenis mikroorganisme di dalamnya. Namun, sebelum merebusnya, pastikan melakukan penyaringan terlebih dahulu, karena air keran terkadang membawa banyak kotoran.
Cara terakhir yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan Water Purifier. Alat ini sendiri bekerja dengan cara menghilangkan kotoran dengan beberapa lapis filter serta membunuh mikroorganisme hingga tingkat molekul. Produk ini cocok digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, apartemen dan perkantoran.
Jadi kesimpulannya, Apakah air keran bisa diminum? Bisa asalkan diproses dahulu dan menggunakan MEVAL Water Purifier sebagai penyaring kontaminan pada air. Dengan lebih dari 3 tahap penyaringan dengan filter yang canggih, Anda tidak perlu lagi khawatir soal sumber air di Hunian yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.